MINI Tablet; Salah Satu Jawaban dari Polemik Puyer??

Oleh: dr. Yuliana

Polemik puyer yang sempat ramai dibahas bulan lalu sudah mulai mereda dengan sendirinya. Apakah ini berarti masalah sudah beres? Atau hanya menambah jumlah masalah terpendam yang belum bisa diselesaikan dunia kesehatan Indonesia?

foto11Melalui jurnal PEDIATRICS yang berjudul “Minitablets: New Modality to Deliver Medicines to Preschool-Aged Children” yang dipublikasikan oleh American Academy of Pediatrics pada bulan Januari 2009 ini mungkin dapat memberikan secercah harapan bagi Indonesia sebagai pertimbangan dalam upaya peningkatan mutu kesehatan anak Indonesia..

Dalam jurnal ini dilakukan penelitian untuk menilai tingkat penerimaan (acceptability) dan kecocokan (suitibility) penggunaan minitablet pada anak-anak pra sekolah. Subjeknya adalah anak-anak usia 2-6 tahun yang dinilai tidak memiliki gangguan menelan, baik kronis maupun akut. Sedangkan minitablet yang digunakan adalah placebo, uncoated, bulat, dengan diameter 3 mm. Minitablet ini diberikan pada anak dengan bantuan orang tua/pengasuh anak. Anak diminta menjulurkan lidahnya dan orang tua/pengasuh membantu dengan meletakan minitablet ini pada lidah bagian belakang si anak, dan kemudian si anak diminta menarik kembali lidahnya kemudian meminum air sampai terasa bahwa minitablet tadi sudah masuk ke dalam perut. Minitablet tidak boleh dikunyah. Kegiatan ini dinilai dan dicatat oleh satu orang pengawas.

Dan hasilnya menunjukkan bahwa dari 100 anak, 56 diantaranya mampu menelan minitablet dengan baik. Dengan semakin bertambahnya usia, semakin bertambah pula kemampuan si anak untuk menelan minitablet. Anak usia 4 tahun menunjukkan kemampuan menelan minitablet 3,9 kali lebih baik dan anak usia 5 tahun menunjukkan kemampuan menelan minitablet 5 kali lebih baik bila dibandingkan dengan anak usia 2 tahun. 76% anak usia 4 tahun dan 87% anak usia 5 tahun menunjukkan kemampuan dan kemauan menelan minitablet. Tidak didapatkan kejadian tersedak maupun aspirasi selama dilakukan penelitian ini.

foto21

Gambar. Hasil Penelitian “Minitablets: New Modality to Deliver Medicines to Preschool-Aged Children”

Dari penelitian yang sederhana ini dapat menunjukkan bahwa minitablet merupakan pilihan sediaan yang cukup potensial untuk anak-anak usia pra sekolah. Mayoritas anak dalam penelitian ini mengatakan mudah untuk menelan minitablet. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa sediaan minitablet aman untuk diberikan pada anak usia 2-6 tahun tanpa gangguan menelan. Pada anak usia ≥4 tahun minitablet dapat diterima secara baik. Sedangkan pada anak usia 2-4 tahun diperlukan lebih banyak latihan dan pengalaman untuk bisa menelan minitablet tanpa mengunyahnya terlebih dulu

One Response

  1. setelah kubaca2 lagi jurnal ini, ternyata menakjubkan banget.. jadi jurnal ini ditulis dengan latar belakang untuk menggantikan penggunaan sirup bagi anak-anak di negara-negara Eropa yang dinilai banyak kelemahannya.. sedangkan kita??? negara kita baru saja mau beranjak dari puyer ke sirup.. hmmm.. cukuplah untuk mengelus dada..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: