Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

oleh: dr. Yuliana

Anak saya kok rasanya kurus sekali ya, jangan-jangan kekurangan gizi? Atau anak saya kok masih belum bisa mengangkat kepala? Lho, anaknya bu santi sudah bisa berjalan, anak saya merangkak saja belum.. Normal tidak sih??? Seringkali pertanyaan-pertanyaan itu yang muncul seiring dengan tumbuh kembang anak, oleh karena itu dalam artikel di bawah ini akan dibahas secara singkat mengenai pertumbuhan dan perkembangan anak dalam tahun-tahun pertama kehidupannya.

Definisi pertumbuhan dan perkembangan

Pertumbuhan (growth) ialah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan interseluler, berarti bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh dalam arti sebagian atau keseluruhan. Bersifat kuantitatif sehingga dapat diukur dengan mempergunakan satuan panjang dan berat.

Perkembangan (development) ialah bertambahnya kemampuan struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks, jadi bersifat kualitatif yang pengukurannya jauh lebih sulit daripada pengukuran pertumbuhan.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan mempunyai dampak terhadap aspek fisik, sedangkan perkembangan berkaitan dengan pematangan fungsi organ/individu. Dimana keduanya berjalan secara berkesinambungan dalam tubuh manusia. Terdapat dua faktor utama yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, yaitu faktor genetik dan faktor lingkungan.

Penilaian pertumbuhan dan perkembangan anak

Penilaian tumbuh kembang anak secara medis atau secara statistik diperlukan untuk mengetahui apakah seorang anak tumbuh dan berkembang normal atau tidak. Anak yang sehat akan menunjukkan tumbuh kembang yang optimal apabila diberikan lingkungan bio-fisiko-psikososial adekuat.

Parameter ukuran antropometrik yang dipakai pada penilaian pertumbuhan fisik, antara lain tinggi badan, berat badan, lingkaran kepala, lingkaran dada, lipatan kulit, lingkaran lengan atas, panjang lengan (arm span), proporsi tubuh/perawakan, dan panjang tungkai. Penilaian pertumbuhan dimulai dengan memplot hasil pengukuran tinggi badan, berat badan pada kurva standar (misalnya NCHS, Lubschenko, Harvard, dan lain sebagainya), sejak dalam kandungan (intra uterin) hingga remaja.

Sedangan penilaian perkembangan anak pada fase awal umumnya dibagi menjadi 4 aspek kemampuan fungsional, yaitu motorik kasar, motorik halus dan penglihatan, berbicara, bahasa dan pendengaran serta sosial emosi dan perilaku. Salah satu alat untuk skrining yang dipakai secara internasional, yaitu DDST (Denver Developmental Screening Test) disebut sebagai Denver II dengan menggunakan pass-fail ratings pada 4 ranah perkembangan, yaitu personal-social, fine motor adaptive, language, dan gross motor untuk anak sejak lahir sampai usia 6 tahun.

KMS (Kartu Menuju Sehat) merupakan alat yang penting untuk memantau tumbuh kembang anak. Aktifitasnya tidak hanya menimbang dan mengukur saja, tetapi harus menginterpretasikan tumbuh kembang anak kepada ibunya. KMS yang ada di Indonesia pada saat ini berdasarkan standar Harvard, dimana 50 persentil baku Harvard dianggap 100%. Seminar Antropometri di Ciloto 1991 merekomendasikan untuk menggunakan baku NCHS untuk menggantikan baku Harvard yang secara internasional mulai berkurang penggunaannya.

Berikut rumus untuk memperkirakan berat badan dan tinggi badan normal pada bayi dan anak:

Berat Badan (Kilogram)
Lahir 3,25
3-12 bulan Usia (bulan) + 9

2

1-6 tahun Usia (tahun) x 2 + 8
7-12 tahun Usia (tahun) x 7 – 5

2

Tinggi Badan (Centimeter)
Lahir 50
1 tahun 75
2-12 tahun Usia (tahun) x 6 + 77

Beberapa ukuran yang perlu diketahui sebagai patokan:

Berat badan (BB)

Rata-rata lahir normal                    3.000-3.500 gr

Umur 5 bulan                                     2x berat badan lahir

Umur 1 tahun                                    3x berat badan lahir

Umur 2 tahun                                    4x berat badan lahir

Kenaikan berat badan pada tahun pertama kehidupan:

-          700-1000 gram/bulan pada triwulan I

-          500-600 gram/bulan pada triwulan II

-          350-450 gram/bulan pada triwulan III

-          250-350 gram/bulan pada triwulan IV

Pada masa pra sekolah kenaikan BB rata-rata 2 kg/tahun.

Tinggi badan (TB)

Rata-rata lahir normal                    50 cm

Umur 1 tahun                                    1,5 x TB lahir

Umur 4 tahun                                    2 x TB lahir

Umur 6 tahun                                    1,5 x TB setahun

Umur 13 tahun                                  3 x TB lahir

Dewasa                                                3,5 x TB lahir (2 x TB setahun)

Sedangkan untuk perkembangan anak, banyak “milestone” perkembangan anak yang penting, tetapi di bawah ini akan disajikan beberapa “milestone” pokok yang harus kita ketahui dalam mengetahui taraf perkembangan seorang anak (yang dimaksud dengan “milestone” perkembangan adalah tingkat perkembangan yang harus dicapai anak pada umur tertentu), misalnya:

Umur Milestone” perkembangan
4-6 minggu Tersenyum spontan, dapat mengeluarkan suara 1-2 minggu kemudian
12-16 minggu -          Menegakkan kepala, tengkurap sendiri

-          Menoleh ke arah suara

-          Memegang benda yang ditaruh di tangannya

20 minggu Meraih benda yang didekatkan kepadanya
26 minggu -          Dapat memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya

-          Duduk, makan dengan bantuan kedua tangannya ke depan

-          Makan biskuit sendiri

9-10 bulan -          Menunjuk dengan jari telunjuk

-          Memegang benda dengan ibu jari dan telunjuk

-          Merangkak

-          Bersuara da… da…

13 bulan -          Berjalan tanpa bantuan

-          Mengucapkan kata-kata tunggal

Dengan kita mengetahui berbagai “milestone” pokok ini, maka kita dapat mengetahui apakah seorang anak perkembangannya terlambat ataukah masih dalam batas-batas normal.

Dengan mempelajari tumbuh kembang anak ini diharapkan kita dapat menjaga agar seorang anak dapat tumbuh dan berkembang melalui tahap-tahap pertumbuhan dan perkembangan, baik secara fisik, mental, emosi dan sosial sesuai dengan potensi yang dimilikinya agar menjadi manusia dewasa yang berguna.

Sumber:

  1. Kliegman, Robert M., etc. 2007. Nelson Textbook of Pediatrics 18’th Edition. United States of America: Elsevier.
  2. Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2002. Buku Ajar I Tumbuh Kembang Anak dan Remaja Edisi Pertama. Jakarta: Sagung Seto.
  3. Soetjiningsih, dr. 1994. Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC.
About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: